RESEP 99

RESEP 99

“Mencari 1 yang hilang, lupa dengan 99 yang ada !”

Alkisah ada seorang Raja yang sedang termenung melihat taman di depan istananya. Ia gelisah karena tak pernah merasakan ketenangan dan sulit sekali menemukan kebahagiaan. Kesehatannya mulai menurun karena ia mulai susah tidur karena banyaknya pikiran yang mengganggu. Padahal selama ini ia tidur di dalam kamar yang mewah dan menggunakan kasur yang empuk. Ditengah lamunannya,

Sang Raja melihat seorang tukang kebun yang sedang bekerja sambil tertawa. Setiap hari ia datang dengan senyuman dan pulang dengan keceriaan. Padahal gajinya sangat pas-pasan dan rumahnya begitu sederhana. Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya. Saat dia pulang keluarganya telah menunggu dengan hidangan makanan seadanya dan keluarga kecil ini pun makan dengan bahagia. Raja pun heran melihat orang ini. Ia memanggil penasihatnya yang bijak dan bertanya:

“Hai penasihatku, telah lama aku hidup ditengah kegelisahan, padahal aku memiliki segalanya. Tapi …, aku sungguh heran melihat tukang kebun itu. Tak pernah tampak kesedihan di wajahnya. Kadang-kadang ia tertidur di bawah rindangnya pohon, seperti tak ada beban dalam hidupnya; padahal ia tidak memiliki apa-apa !”

Si penasihat yg bijak tersenyum dan berkata,

“Semuanya ditentukan dengan resep 99″.

“Bila tukang kebun itu terkena resep ini, maka hidupnya akan gelisah dan ia tidak akan bisa tidur.”

“Apa yang kau maksud dengan resep 99 ?” tanya Raja.

“Besok malam perintahkan prajurit untuk mengantarkan hadiah kepadanya. Sediakan satu kotak uang dan tulislah 100 dinar. Namun isi lah kotak itu dengan 99 dinar saja.”

Raja pun menuruti saran dari penasihatnya.

Ketika hari mulai gelap, prajurit mengetuk pintu rumah tukang kebun ini dengan membawa hadiah. Si tukang kebun membuka pintu rumahnya dan terkejut melihat prajurit membawa kotak hadiah. “Ini hadiah dari raja untukmu.” kata si prajurit.

“Ya, sampaikan terima kasihku kepada raja.” jawab tukang kebun sambil kegirangan melihat kotak dengan tulisan 100 dinar. Belum pernah ia memiliki uang sebanyak itu. Ia segera membawa masuk kotak itu dan menghitungnya bersama keluarga.

Namun … Anehnya, jumlah uang didalam kotak itu hanya 99 dinar.

Dia pun menghitung ulang lagi, ulang lagi.., tapi tetap jumlahnya 99. Dia yakin, pasti ada 1 uang yang jatuh. Dia pun mulai mencari-cari di sekitar pintu, tapi tak menemukan apa-apa. Akhirnya dia mencoba untuk menelusuri sepanjang jalan menuju istana. Semalaman ia mencari tapi tetap tidak menemukan apa-apa.

Matahari mulai terbit, Raja beserta penasihatnya menanti tukang kebun ini.

Tak berapa lama dia datang dengan wajah yang masam dan merengut. Raja pun kaget dan bertanya pada penasihatnya, “Apa yang terjadi? Tak biasanya ia datang dengan wajah seperti ini !”

Penasihat raja menjawab, “Duhai Raja, begitulah kehidupan. Kita memiliki banyak hal namun kita mencari yang tidak kita miliki. Orang ini mendapatkan 99 dinar secara cuma-cuma namun ia sibuk mencari 1 dinar yang hilang.”

Jadi, munculnya kegelisahan hati karena kita sibuk mencari sesuatu yang tidak kita miliki, sementara kita tidak pernah mensyukuri 99 anugerah yang kita miliki.

Dan sang Rajapun terhenyak dan sadar akan kesalahan nya. “Ya….benar. Inilah jawaban atas kegelisahanku selama ini…” kata Raja. “AKU KURANG MENSYUKURI… SEGALA ANUGERAH YANG SUDAH KU TERIMA SAMPAI SAAT INI !” Rajapun gembira dan menjadi bahagia karena sudah menerima jawaban atas kegelisahannya selama ini.

Related Posts

14

Jul
Artikel

Tips Menjadi Pribadi yang Kreatif

By. Rachel Stefanie Halim   Sebagai seorang tunanetra, kreatifitas sudah merupakan suatu keharusan apabila saya ingin tetap hidup maksimal, karena saya harus melakukan hal-hal biasa dengan cara-cara yang tak biasa. Misalnya saja, jika kamu berjalan dengan sepasang mata, maka saya harus terbiasa berjalan dengan sebuah tongkat. Jika kamu membaca buku atau menonton televisi dengan indera penglihatan, maka […]

09

Jul
Artikel

Emosi Menentukan Keberhasilan

Mungkin selama ini kita berpikir bahwa keberhasilan seseorang itu ditentukan oleh tingkat intelektualnya, pendidikan yang tinggi, atau nasib baik. Tapi sebenarnya kunci keberhasilan yang sejati terletak pada faktor emosi, dan kita seringkali melupakan dan meremehkan kekuatan yang satu ini. Faktanya, 80% pilihan-pilihan yang kita ambil ditentukan oleh faktor emosi. Jika kamu ingin berhasil dalam karir, keluarga atau[…]