Belajar Tanpa Henti

Saya suka mengamati orang, khususnya orang-orang yang berhasil dalam usaha, hubungan dan keuangan. Dan saya telah menemukan alasan yang membuat mereka berhasil. Keberhasilan tidak terjadi secara kebetulan; orang tidak menemukannya begitu saja. Ada alasan-alasan yang kuat mengapa pria dan wanita ini berhasil, dan mereka meninggalkan petunjuk-petunjuk  bagi kita untuk diamati serta dikumpulkan — jika kita memang mencari petunjuk-petunjuk itu. Seorang pelajar kehidupan yang bersemangat akan  memeriksa petunjuk-petunjuk ini dan mengetahui bahwa siapa pun bisa membangun sikap yang menentukan keberhasilan! Dan salah satu sikap tersebut adalah semangat belajar tanpa henti.

Wendy Stoker belajar di sebuah SMU di daerah Midwest dan pada tahun terakhirnya ia menyelesaikan kompetisi selama wanita dengan hanya terpaut  3.5 angka dari pemenang pertama. Ia kemudian belajar di sebuah perguruan  tinggi di pantai Timur, di mana ia mengambil beban belajar penuh, bergabung dengan kelompok bowling, ikut serta dalam senat mahasiswa, dan melanjutkan olahraga menyelamnya. Tetapi apa yang saya anggap paling luar biasa dari wanita muda ini adalah keahlian mengetiknya. Sebagai seorang  mahasiswa tingkat pertama, ia mengetik secepat ”desingan” — ya, begitulah — 40 kata per menit.  Apakah saya lupa mengatakan bahwa Wendy Stoker dilahirkan tanpa  lengan?  Ia mengetik 40 kata per menit dengan jari-jari kakinya.

Apa yang menyebabkan seseorang memiliki tekad, keberanian dan semangat yang begitu gigih?

Jawabannya adalah karena mereka memiliki semangat belajar tanpa henti.

Kita semua adalah pelajar-pelajar kehidupan. Jangan berhenti belajar. Jadikanlah itu tujuan seumur hidup. Temukanlah  kebenaran dan pandangan baru yang akan membangkitkan semangat Anda. Kemungkinan-kemungkinan baru akan membantu Anda untuk selalu memandang ke depan, memusatkan perhatian pada kemampuan dan bukan pada  masalah Anda, pada masa depan dan bukan pada kegagalan Anda.

Siapa pun kita, baik pimpinan perusahaan, sekretaris, orang tua, anak, pemimpin atau pengikut — di balik semua peranan Anda, kenakanlah selalu sabuk putih.

Apa maksud “sabuk putih” di sini?

Seperti para murid bela diri, sabuk putih merupakan tanda bagi para murid pemula. Jadi, istilah “sabuk putih” di sini juga digunakan sebagai tanda pengingat bahwa kita adalah seorang pemula yang harus terus belajar. Bahkan jika Anda adalah seorang ahli dalam bidang Anda, teruslah menghargai kegiatan belajar. Dengan tetap belajar, Anda akan tetap menjadi  seorang ahli. Jika kita berhenti belajar kita akan segera menjadi kaku dan  mandek!

Salah satu saran untuk Anda dapat belajar tanpa henti guna meningkatkan semangat diri dan menambah keterampilan diri Anda dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat  Zoom Interactive Cando Live sharing setiap hari rabu dan pelatihan-pelatihan dari Qando Qoaching.

(Sumber: Sikap Yang Menentukan Keberhasilan; John Maxwell)

Related Posts

01

Mar
Artikel

Kebesaran dalam Hal-Hal Kecil adalah Hal Yang Hebat

Di negara China, seorang wanita yang baik hati bernama Nenek Chen*, seorang pemulung, berhenti sejenak dari apa yang sedang ia lakukan dan menyelamatkan Yue Yue, seorang balita berusia dua tahun, yang telah dilindas oleh dua truk, setelah 18 orang yang lewat tidak melakukan apa-apa. Ketika belas kasihnya menjadi berita utama di Tiongkok, banyak yang menyumbangkan uang kepadanya. […]

10

Nov
Artikel

Warga Negara Kelas Satu

Hari Pahlawan rutin kita peringati setiap tanggal 10 November. Tentu saja hal tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional bukan tanpa makna. Selain terus mengenang jasa para pahlawan, penting juga menemukan relevansi arti pahlawan, khususnya di era digital sekarang ini, di mana segala bentuk komunikasi lebih banyak dilakukan dalam dunia maya atau jejaring sosial. Secara etimologis, kata pahlawan[…]