TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Perhatian khusus turut diberikan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Yogyakarta. Perusahaan tersebut memberi pelatihan pengembangan diri kepada para penerima beasiswa dari Universitas Gadjah Mada, 30-31 Mei lalu.

Kepala Kantor Cabang Unit BCA Yogyakarta, Sabar Purnomo mengatakan, para lulusan universitas ke depannya akan menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif. Dibutuhkan individu-individu dengan kualitas kompetensi unggul untuk dapat meningkatkan performa perusahaan tempatnya bekerja.

Universitas tentu memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi mereka dengan peningkatan kompetensi, baik yang sesuai kurikulum maupun dalam hal softskill.

“Sebagai pemberi beasiswa, BCA ikut memiliki tanggung jawab tersebut. Karena itulah, kami mengadakan pelatihan pengembangan diri yang dapat mempersiapkan mereka untuk dapat bersaing di dunia profesional,” ujar Sabar, Senin (1/6/2015).

Pelatihan ini dibuka oleh Head of CSR BCA Sapto Rachmadi dan Kepala KCU BCA Yogyakarta Sabar Purnomo. Selain itu, juga hadir Direktur Kemahasiswaan UGM Senawi dan Direktur PT Qando Qoaching Julianus Juta.

Pada pelatihan tersebut, para peserta dibekali dua tahap pelatihan, yakni self Assesment dan berbagai pelatihan seperti kerja sama, dasar-dasar kepemimpinan hingga berbagai tips untuk menghadapi dunia profesional sebagai lulusan baru. BCA berharap setelah pelatihan ini para peserta memiliki etos kerja, motivasi, daya kreasi, inovasi dan berbagai keahlian lainnya yang diperlukan untuk menghadapi dunia kerja.

Sebelumnya, pembekalan diri menghadapi dunia kerja telah dilakukan BCA melalui seminar kepada mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran dan Universitas Udayana. Tidak hanya menyelenggarakan seminar, BCA juga memberikan mentoring kepada seluruh penerima beasiswa Bakti BCA periode 2014-2015.

Antara lain di Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya dan Universitas Gadjah Mada. BCA juga menerima kunjungan studi mahasiswa Teknik Industri Insitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Singapore Management University (SMU) serta mengadakan workshop serta diskusi pada acara kunjungan tersebut.

“Kami berharap agar pelatihan ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa. Sehingga, mereka mampu untuk bersaing setelah menyelesaikan studi di jenjang Universitas. Baik dalam dunia profesi maupun wirausaha,” tutup Sabar. (*)

Sumber:
http://jogja.tribunnews.com/2015/06/02/kualitas-sdm-yogyakarta-jadi-perhatian-bca